Ibrani 1


Ibrani 1:1

Tuhan, setelah Dia berbicara lama sekali kepada para bapa di dalam para nabi dalam banyak bagian dan dalam banyak cara,

(a) pengantar. The Letter to the Hebrews is the good news of Jesus packaged for a Hebrew audience. It’s written for all sorts of people, including those who believe in Jesus, those who are yet to believe in Jesus, and those who are trying to reconcile Old Testament traditions with new covenant freedoms (Heb. 4:14, 6:9-10).

(b) Dia berbicara … dalam banyak bagian dan dengan banyak cara. The word of God or the word of the Lord can be conveyed via prophecies (2 Sam. 24:11, 1 Kgs. 14:18), dreams (Num. 12:6), visions (Gen. 15:1), the Law (Num. 36:5, Deu. 5:5, Is. 2:3), and angels (Luke 1:35). However, the primary way God reveals himself is through his Son (see next verse).


Ibrani 1:2

pada hari-hari terakhir ini telah berbicara kepada kita di dalam Putra-Nya, yang Dia tetapkan sebagai ahli waris segala sesuatu, melalui siapa Dia juga menjadikan dunia.

(a) Hari-hari terakhir ini. The last days commenced when God began speaking through his Son. The last days describe the age that began when Jesus walked the earth. “And it shall be in the last days that I will pour forth of my Spirit on all mankind …” (Acts 2:16–17). According to Peter, this last days’ prophecy was fulfilled on the Day of Pentecost.

Jesus divides history into two parts. In the first days of history, people looked forward to the coming of Christ when he would build his house. In these last days, he is building his church, and the nations are streaming in (Is. 2:2). The first half of history ended with Christ coming in humility. The second half ends with him returning in glory. The last days are last because they refer to the last half of history. So far, the last days have lasted for 2,000 years. They may last for many more, but ultimately the last days will end on the last day when Christ returns to judge the living and the dead (John 6:39–40, 12:48).

Bacaan lebih lanjut: "Kapan Hari-Hari Terakhir?

(b) Disampaikan kepada kita di dalam Putra-Nya. Jesus is the Word of God made flesh (John 1:14, Rev. 19:13), and the exact radiance or representation of God the Father. Jesus is God explaining himself to the human race. He is God’s selfie.

(c) Pewaris segala sesuatu. In Christ we are heirs of the kingdom (Col. 1:12, Jas. 2:5), heirs of the earth (Matt. 5:5, Rom.4:13), and heirs of all things (John 17:10, Heb. 1:2, Rev. 21:7).

Lihat masuk untuk Warisan.


Ibrani 1:3

Dan Dia adalah pancaran kemuliaan-Nya dan representasi yang tepat dari sifat-Nya, dan menopang segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya. Ketika Dia telah menyucikan dosa-dosa, Dia duduk di sebelah kanan Yang Mulia di atas,

(a) Representasi yang tepat dari sifat-Nya. The Son is exactly like the Father. “He is the image of the invisible God” (Col. 1:15).

Beberapa membayangkan Tuhan adalah pemegang buku yang mencatat semua dosa Anda. Tetapi Tuhan tidak seperti itu karena Yesus tidak seperti itu. Yesus tidak mempermalukan orang berdosa. Dia mencintai mereka dan makan malam bersama mereka dan memperkenalkan mereka kepada Ayahnya.

Beberapa orang berpikir bahwa Tuhan adalah penguasa yang pasif dan tidak efektif yang membiarkan alam semesta berjalan dengan auto-pilot. Tetapi Tuhan tidak seperti itu karena Yesus tidak seperti itu. Keinginan Yesus adalah untuk melihat kehendak Bapa terjadi di bumi seperti di surga. Inilah sebabnya dia menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati.

Beberapa berpikir dosa-dosa Anda menempatkan Anda dalam bahaya Tuhan yang marah. Tetapi Tuhan tidak seperti itu karena Yesus tidak seperti itu. Yesus adalah sahabat orang berdosa.

Beberapa membayangkan bahwa Tuhan memberi kita hukum sementara Yesus memberi kita kasih karunia. Tetapi kabar baik menyatakan bahwa Yesus adalah perwujudan kasih karunia Bapa. Yesus luar biasa murah hati, tetapi dia tidak lebih murah hati daripada Tuhan sendiri. Mereka adalah duo keanggunan yang dinamis. Tidak ada rutinitas Tuhan yang baik-Tuhan yang buruk. Hanya ada kasih karunia demi kasih karunia yang memancar dari takhta kasih karunia.

(b) Melakukan penyucian dosa; Lihat masuk untuk Pengampunan.

(c) Dia duduk di sebelah kanan. Putra berbagi takhta Bapanya; melihat masuk for Matt. 22:44.


Ibrani 1:13

Tetapi kepada malaikat mana Dia pernah berkata, “DUDUK DI TANGAN KANANKU, SAMPAI AKU MENJADIKAN MUSUHMU TINDAKAN KAKI KAKIMU”?

(a) Duduklah di sebelah kananku. Sang Putra berbagi tahta Bapanya; melihat masuk for Matt. 22:44.

(b) Musuh; Lihat masuk for Matt. 22:44.


Ibrani 1:14

Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk memberikan pelayanan demi mereka yang akan mewarisi keselamatan?

(a) Mewarisi keselamatan. In Christ we are heirs of salvation (Heb. 1:14), heirs of eternal life (Matt. 19:29, Mark 10:17, Eph. 1:14, Tit. 3:7), and heirs of blessed and gracious life (Eph. 1:3, 1 Pet. 3:7, 9). See masuk untuk Warisan.

(b) Penyelamatan. The original word means deliverance or rescue. Jesus is the great Deliverer who rescues us from our enemies (Luke 1:71). See masuk untuk Keselamatan.


The Grace Commentary sedang dalam proses dengan konten baru yang ditambahkan secara teratur. Mendaftar untuk pembaruan sesekali di bawah ini. Punya sesuatu untuk dikatakan? Silakan gunakanUmpan balikhalaman. Untuk melaporkan kesalahan ketik atau tautan rusak pada halaman ini, silakan gunakan formulir komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan